Percepat Proses Peralihan, Disdukcapil Adakan Rakor Dengan KPU Kota Pontianak dan Instansi Terkait

Percepat Proses Peralihan, Disdukcapil Adakan Rakor Dengan KPU Kota Pontianak dan Instansi Terkait

Pontianak, kpu-pontianakkota.go.id - Dinas Dukcapil Kota Pontianak mengundang KPU Kota Pontianak, Bagian Pemerintahan Setda Kota Pontianak, Dinas Dukcapil Kab. Kubu Raya, dan Dinas Dukcapil Provinsi Kalbar dalam Rapat Koordinasi terkait terbitnya Permendagri Nomor 52 Tahun 2020, Senin (27/12). Pada kesempatan itu, Ketua KPU Kota Pontianak Deni Nuliadi berbicara tentang pentingnya kepastian data kependudukan dalam persiapan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024.

Turut hadir dalam Rakor tersebut, Kasubbag Administrasi Pemerintahan dan Kewilayahan Setda Kota Pontianak, yang menyampaikan bahwa di Kec, Pontianak Timur ada 1.097 KK yang terdampak di Kelurahan Saigon (Perumnas IV), dan 75 KK di Kelurahan Parit Mayor (Jl. Padat Karya). Sedangkan di Kec. Pontianak Barat, ada 51 KK yang terdampak di Kelurahan Pal Lima (Jl. Nipah Kuning Dalam), dan 72 KK di Kelurahan Sungai Beliung. Sehingga total KK terdampak di keempat kelurahan terdampak adalah 1.295 KK, yang tersebar di 20 RW dan 42 RT.

Kabid Fasilitasi Dafduk dan Kabid Pengelolaan Info Administrasi Kependudukan (PIAK) Dinas Dukcapil Provinsi Kalbar menyadari urgensi akselerasi proses pengurusan adminstrasi kependudukan di daerah terdampak, dan akan terus mengawasi proses peralihan di kedua daerah tersebut. Beberapa alternatif akan dijajaki, seperti pengurusan secara kolektif atau kerja sama teknis lainnya antarDinas Dukcapil kedua daerah.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Sukcapil Kab.Kubu Raya menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu Peraturan Desa yang mengatur penamaan RT, RW, dan hal teknis lainnya. Namun pada prinsipnya, sudah menyiapkan segala hal yang diperlukan terkait proses perpindahan tersebut.